Tuesday, 9 April 2013

Libya Ingin Integrasikan Mantan Pejuang


Pemerintah Libya berharap dapat mengintegrasikan para mantan pejuang yang berjasa dalam menggulingkan pemerintahan Gaddafi ke dalam pasukan keamanan nasional.

Pemerintah Libya berharap dapat mengintegrasikan mantan pejuang ke dalam pasukan keamanan yang masih belum berpengalam namun negara itu sedang kewalahan mengawasi perbatasan dan senjata serta bahan peledak yang dijarah setelah diktator Moammar Gaddafi tersingkir.

Itulah kesimpulan pertemuan internasional mengenai keamanan Libya di Paris.

Negara-negara yang mendukung revolusi 2011 tersebut menyampaikan peringatan itu dua tahun kemudian.

Mereka meminta Libya agar meningkatkan pengawasan perbatasan. Dan mereka mengatakan bahwa pemerintah Libya telah melacak sejumlah besar senjata yang hilang dalam kekacauan selama dua tahun tersebut.

Militan Islam yang menguasai instalasi gas di Aljazair bulan lalu diyakini telah menyeberang dari Libya.